Banjir Bandang di Aceh Tenggara, Satu Balita Meninggal

Iqbal
5 Min Read
Banjir bandang di Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh, pada Senin (13/11) malam, menimbulkan kerusakan cukup parah berdampak di 50 desa di 14 kecamatan. Foto: BPBD Kabupaten Aceh Tenggara

IPOL.ID – Peristiwa banjir bandang terjadi di Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh, pada Senin (13/11) malam. Hingga mengakibatkan satu balita berinisial MA (2 tahun) meninggal terseret arus, dua warga lainnya mengalami luka.

Dalam peristiwa banjir bandang menerjang Desa Pasir Panjang, Kecamatan Semadam. Sedangkan wilayah lain mengalami banjir setelah hujan deras mengguyur hampir seluruh wilayah Aceh Tenggara.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat melaporkan hujan mulai turun sejak pukul 19.00 WIB. Hujan lebat berdurasi lama membuat debit air Sungai Lawe Kinga, Sungai Pasar Puntung, Sungai Lawe Alas, Sungai Lawe Bulan dan Sungai Gunung Malas Bukit Baru meluap ke permukiman warga sekitar pukul 22.00 WIB.

BPBD Kabupaten Aceh Tenggara bersama tim gabungan terus melakukan pendataan jumlah korban terdampak.

“Banjir mengakibatkan kerusakan pada rumah warga antara lain 3 unit rumah warga rusak berat, 1 unit rumah rusak sedang, dan 1 unit lainnya rusak ringan,” terang Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari, Selasa (14/11).

Banjir juga merusak sejumlah infrastruktur di Kabupaten Aceh Tenggara. Tercatat tiga jembatan mengalami sumbatan yaitu di Desa Kuning (Kecamatan Bambel), Desa Pasir Puntung (Kecamatan Semadam), dan Desa Bukit Baru (Kecamatan Ketambe). Oprit Jembatan Desa Mbarung di Kecamatan Babussalam dilaporkan jebol serta ambruk.

Kemudian jembatan titi gantung di Desa Mendabe mengalami rusak berat. Banjir menyebabkan tanggul Lawe Kisam di Desa Biak Muli baru jebol. Saluran irigasi Lawe Ski di Desa Peseluk Pesimbe Kecamatan Deleng Pokhkison rusak berat.

Share This Article