IPOL.ID-Tim petugas Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Menara Jamsostek hadir di posko utama penanggulangan pengungsi kebakaran Manggarai, Jakarta Selatan. Kehadiran tim petugas tersebut untuk memberikan layanan program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek).
”Tim kami siap untuk melayani peserta di posko, seperti apabila dibutuhkan untuk mencetak ulang kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan yang hilang atau terbakar, layanan klaim, layanan pendaftaran, serta layanan informasi seputar program BPJS Ketenagakerjaan,” ungkap Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Menara Jamsostek Mohamad Irfan.
Irfan mengucapkan turut prihatin atas musibah kebakaran yang menimpa sekitar 1.000 kepala keluarga di Kampung Bali Matraman, Manggarai, pada Selasa (13/8/2024) pukul 02.40. Atas musibah tersebut lebih dari 4.000 jiwa terdampak. Belum ada laporan korban meninggal atas peristiwa tersebut.
”Yang namanya musibah memang tidak pernah diharapkan kehadirannya. Tetapi faktanya musibah selalu hadir kapan saja tanpa terprediksi dan dapat menimpa siapa saja tanpa pandang bulu,” ungkap Irfan. Sebagai manusia hanya dapat berikhtiar untuk mengantisipasi datangnya musibah tersebut.
”Salah satunya adalah dengan memproteksi diri dengan segera menjadi peserta program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan atau Jamsostek dan aktif di dalamnya dengan cara tertib membayar iuran dan tertib administrasi,” ungkap Irfan. Untuk itulah pihaknya selalu hadir di tengah-tengah masyarakat untuk mempromosikan program BPJS Ketenagakerjaan untuk seluruh kalangan pekerja.
Baik itu pekerja formal maupun pekerja informal. Menurut Irfan, khusus pekerja informal pihaknya menerapkan kampanye ”Kerja Keras Bebas Cemas” (KKBC).
”Dalam kampanye Kerja Keras Bebas Cemas ini kami berusaha mendorong pekerja informal atau kami sebut pekerja bukan penerima upah (BPU) untuk memanfaatkan sebaik-baiknya manfaat besar program BPJS Ketenagakerjaan. Untuk menerima manfaat tersebut tentunya dengan menjadi peserta dan iurannya sangat terjangkau bagi kalangan pekerja kelas bawah sekalipun,” ungkap Irfan.


