Pasca-Banjir Bandang dan Tanah Longsor Agam, Korban Meninggal Jadi 19 Orang, 19 Terluka

Iqbal
2 Min Read
Kondisi permukiman warga dan sarana publik pascabanjir bandang menerjang Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Sabtu (11/5). Hingga Minggu (12/5), Tim gabungan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih melakukan upaya penanganan darurat. Foto: BPBD Kabupaten Agam

IPOL.ID – Dalam peristiwa banjir bandang dan tanah longsor menerjang Kabupaten Agam, Sumatra Barat (Sumbar), mengakibatkan 19 orang meninggal dunia dan belasan warga lainnya mengalami luka-luka.

Berdasarkan laporan yang diterima Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Minggu (12/5/2024) sekitar pukul 16.40 WIB. Selain jumlah korban jiwa yang bertambah, terdata korban hilang ada dua jiwa, kemudian 19 orang mengalami luka-luka.

Sebagai informasi, wilayah terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor meluas menjadi enam kecamatan dari sebelumnya hanya tiga kecamatan.

“Sejumlah kecamatan itu, di antaranya, Kecamatan Sungai Pua di kelurahan Pasar Usang dan Kelurahan Silaing Bawah, Kecamatan Canduang, Nagari Koto Bukik Batabuah, Kecamatan IV Koto, Nagari Koto Tuo, serta Kecamatan Ampek Angkek, Kecamatan Malalak, dan Kecamatan Palembayan,” jelas Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari pada awak media, Minggu (12/5/2024).

Share This Article