Menurut warga tawuran kelompok remaja bersenjata tajam di Jalan Mawar Merah II ini bukan yang pertama kalinya terjadi, karena pada dua pekan lalu juga terjadi aksi serupa.
“Kejadiannya dua minggu lalu juga menjelang subuh. Mereka tawuran pakai celurit ukuran besar, petasan, batu. Makannya akses jalan lingkungan jadi kotor, banyak serpihan batu,” kata Rudi.
Hasil olah TKP dilakukan jajaran Unit Reskrim Polsek Duren Sawit para pelaku bahkan menggunakan anak panah, dan cairan diduga air keras dikemas pada wadah botol kaca.
Kini barang bukti berupa anak panah dan cairan air keras yang belum sempat digunakan sudah diamankan Unit Reskrim Polsek Duren Sawit.
“Warga enggak tahu anak-anak yang tawuran asal mana, tapi pas dibubarin polisi mereka kabur ke arah seberang KBT (kanal banjir timur). Ya mudah-mudahan enggak ada tawuran lagi,” tutup Rudi. (Joesvicar Iqbal)


