Tim Jibom dan Gegana Olah TKP Ledakan di Proyek Pembangunan Rumah di Setiabudi

Iqbal
3 Min Read
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi didampingi Kapolsek Setiabudi, Kompol Arif memberikan keterangan pada awak media di lokasi peristiwa ledakan di proyek pembangunan rumah di Jl. Perahu, No. 2, RT 07/02, Kelurahan Guntur, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (18/10) siang. Foto: Joesvicar Iqbal/ipol.id

IPOL.ID – Aparat tim penjinak bom (Jibom) dan Gegana Sat Brimob Polda Metro Jaya dikerahkan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi ledakan di proyek pembangunan satu unit rumah di Jl. Perahu, No 2, RT 07/02, Kelurahan Guntur, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan.

Sebelumnya, dalam peristiwa penemuan benda mencurigakan berwarna putih oleh empat pekerja setempat. Seorang pekerja berinisial A, 49, menggetok benda mencurigakan berwarna putih diduga berbentuk pipa yang memiliki panjang 30 sentimeter dengan diameter 0,5 mm.

Tak ayal, setelah digetok benda mencurigakan itu meledak hingga mengakibatkan A tewas seketika di TKP. Sedangkan tiga pekerja lainnya mengalami luka-luka dampak dari ledakan itu.

Aparat Polsek Setiabudi yang mendapat laporan langsung mengecek lokasi kejadian, berkordinasi dengan tim Jibom dan Gegana. Olah TKP pun dilakukan untuk menyelidiki penyebab dan sumber ledakan tersebut.

Di lokasi kejadian, Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan, setelah dilakukan olah TKP dan saat ini masih berlangsung, pertama dilakukan oleh tim Jibom dan Gegana Sat Brimob Polda Metro Jaya.

Polisi mengevakuasi pekerja bangunan yang tewas karena ledakan. Foto: Joesvicar Iqbal/ipol.id
Polisi mengevakuasi pekerja bangunan yang tewas karena ledakan. Foto: Joesvicar Iqbal/ipol.id

Penyisiran pun dilakukan dan saat ini juga masih berlangsung olah TKP, identifikasi oleh tim identifikasi Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan dan juga tim identifikasi dari Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya.

“Saat ini masih berlangsung (olah TKP) dan situasi sampai saat ini aman terkendali,” tegas Ade Ary di lokasi kejadian di kawasan Setiabudi, Rabu (18/10).

Share This Article