Gratis Hingga Tak Dijaga Petugas Jadi Alasan LGBT Mesum di Hutan Kota Cawang

Iqbal
3 Min Read
Aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Timur saat menyisir mendapati pelumas hingga alat kontrasepsi bekas di Hutan Kota Cawang UKI, Kebon Pala, Makasar. Foto: Ist

IPOL.ID – Hutan Kota Cawang di Jalan Mayjen Sutoyo, Kebon Pala, Makasar, Jakarta Timur disalahgunakan menjadi tempat mesum kelompok lesbian, gay, biseksual, transgender (LGBT). Alasan karena lokasi taman hutan itu dulu tidak dijaga aparat dan gratis.

Dari pertunjukan hubungan sex, hingga tari erotis pria penyuka sesama jenis dilakukan di Hutan Kota Cawang milik Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta tersebut.

Hal tersebut diketahui berdasar hasil pemeriksaan Tim Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur pada saat melakukan penggerebekan di Hutan Kota Cawang atas aduan masyarakat.

Kepala Tim Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur, Ipda Aman Wibowo mengungkapkan, berdasar hasil penelusuran ada sejumlah alasan kelompok LGBT berbuat mesum di Hutan Kota Cawang.

“Kalau pengakuan mereka karena yang pertama di situ enggak pakai biaya, itu kan fasilitas umum,” ungkap Aman saat dikonfirmasi awak media di Jakarta Timur, Jumat (28/7).

Di Hutan Kota Cawang yang berada di Jalan Mayjen Sutoyo memang terbuka bagi masyarakat, umum sehingga tidak dipungut biaya masuk.

Persoalannya adalah Hutan Kota Cawang sebagai fasilitas umum yang seharusnya menjadi paru-paru Jakarta tersebut disalahgunakan jadi tempat mesum.

“Kedua di situ aman-aman saja, enggak pernah ada yang kegiatan dari unsur pemerintah atau keamanannya enggak ada,” beber Aman.

Share This Article