“Yang saya utamakan melakukan preventif straight, melaksanakan pembinaan ke sekolah-sekolah terkait kasus ini tidak semata-mata dengan penegakan hukum,” tegas Rio.
Sebelumnya, Senin (9/1) lalu sempat beredar viral video konvoi ugal-ugalan gerombolan bermotor yang diunggah akun instagram kabarnegri.
Dalam narasinya, disebutkan gerombolan tersebut berkendara ugal-ugalan di Jalan Terusan Ahmad Yani, Kecamatan Karangpawitan, Garut.
Selain menggunakan knalpot bising, para geng motor juga mendominasi jalan dengan cara berkendara secara zig-zag, serta mengacungkan senjata tajam dan pecahan botol. (Rian)


