Ketum PSSI : Mari kita Bergandengan Tangan bangun Sepakbola Nasional, Pasca Tragedi Kanjuruhan

Bambang
5 Min Read

Dalam setiap menghadapi ujian, yang paling penting katanya, perlu bersikap dan berpikir yang jernih dan benar, termasuk ketika mengalami terjadi tragedi Kanjuruhan. “Kita senantiasa berpikir jernih agar organisasi berjalan sesuai aturan dan sepakbola tidak boleh berhenti, sepakbola tidak boleh mati. Alhamdulillah, sejak 5 Desember 2022, Liga 1 bergulir kembali. Itu artinya Allah SWT memberikan berkah terhadap sepakbola karena jika kita amati lebih dalam, sepakbola itu hidup untuk kemaslahatan umat,” pintanya.

Selain itu, Iwan Bule juga mengatakan jika keberhasilan Kick Off Liga 1 pada 5 Desember 2022 itu juga karena PSSI membangun komunikasi dengan pemerintah dan dirinya sebagai Ketum PSSI sangat patut mengucapkan terima kasih dan penghargaan tinggi kepada bapak Presiden, Menpora, Menkes, Mendagri, BNPB, Satgas Covid-19 Nasional, TNI dan Polri.

Dirinya pun mengatakan bahwa hingga saat ini dirinya tetap bertanggung jawab dan komitmen penuh melaksanakan tugas dan tanggung jawab selaku Ketum PSSI dengan tujuan marwah PSSI tetap terjaga.

“Saya sebagai ketua umum, mempunyai prinsip dasar yakni saya harus melayani anggota agar selalu on the track dalam menjalankan amanah para anggota, karena hanya anggota yang berhak dan berwenang menentukan arah tujuan organisasi PSSI. Saya dipilih oleh anggota berarti saya harus patuh dan taat pada apapun keputusan anggota PSSI,” tuturnya.

“Sejatinya, PSSI lebih cepat merespon keinginan publik untuk melakukan transformasi. PSSI berkolaborasi dengan FIFA dan AFC membentuk task force transformasi, antara lain di bidang sinkronisasi regulasi pssi dengan pemerintah seperti sop pengamanan pertandingan sepakbola, infrastruktur stadion yang harus lulus penilaian risiko, pengelolaan medis dalam pertandingan sepakbola dan pengelolaan supporter,” tambahnya.

Dalam kegiatan owner meeting Liga 2 itu, Iwan Bule pun berharap akan menghasilkan berbagai terobosan dalam rangka membangun persepakbolaan Indonesia yang lebih baik.

“Dari mimbar ini, saya mempersilahkan sahabat-sahabat saya, kawan-kawan saya, para anggota klub Liga 2 untuk berdiskusi dan bermusyawarah dengan penuh rasa kekeluargaan dan dari hati ke hati untuk memberikan saran dan masukan kepada PSSI menjelang kongres biasa 14 Januari 2023 dan KLB 16 Februari 2023. Saya dengan senang hati akan menampung saran, masukan, usulan, atau curah pendapat dari sahabat-sahabat saya, para owner klub liga 2,” pungkasnya. (bam)

Share This Article