iPOL.ID – Menjelang berakhirnya masa tugas Gubenur DKI Anies Baswedan, nama Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum, Bahtiar, dijagokan bisa menjabat Pj Gubernur DKi menggantikan Gubernur Anies Baswedan. Lantas siapa sebenarnya sosok Bahtiar?
Jaringan Aktivis Perkotaan (Jarkot) Amrin Esary, mengatakan, Bahtiar sosok yang akan mempu mengatasi persoalan di DKI Jakarta yang kian hari kian pelik dan rumit. Khususnya menyangkut disharmoni sosial akibat mobilitas politik yang tidak sehat sehingga membutuhkan figur seperti Bahtiar.
Menurut dia, pemimpin yang kuat dan sarat pengalaman agar bisa merespons dengan cepat dinamika yang tengah berlangsung. Terutama dalam menyambut tahun politik 2024 yang diprediksi akan diwarnai kembali mengentalnya politik identitas.
“Saya melihat dari tiga nama yang direkomendasi DPRD DKI, adalah nama Bahtiar yang paling cocok dengan kebutuhan DKI saat ini,” tegasnya.
Dia menilai, pengalaman Beliau sebagai mantan Direktur Organisasi Kemasyarakatan pada Direktorat Kesbangpol RI bisa menjadi jawaban atas kebekuan politik identitas.
Sementara itu, Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Siti Zuhro menyebutkan calon Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, sekaligus Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Bahtiar memiliki kemampuan mengharmonisasikan kebijakan pemerintah pusat dan daerah.
“Beliau ini juga sangat fasih mengurus daerah, ‘networking’ yang luas dengan akademisi, dengan intelektual, LSM, media, cukup baik hubungannya,” kata Siti Zuhro saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (16/9).


