Wamen Perdagangan Dorong LPKSM MHD Turut Serta Sadarkan Masyarakat

Farih
2 Min Read
Launching LPKSM MHD di Jakarta, Kamis (18/8), Wamen Perdagangan menjadi keynote speaker, dan narasumber dari Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Jakarta, Diana Dewi dan anggota komisioner Badan Perlindungan Konsumen Nasional, Haris Munandar. Foto: Ist

IPOL.ID – Wakil Menteri Perdagangan, Dr Jerry Sambuaga meminta agar Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM) Mandiri Harmonis Dinamis (MHD) ikut turut serta bersama-sama menyadarkan konsumen agar masyarakat mengetahui hak dan kewajiban konsumen.

Hal tersebut disampaikan dalam seminar launching LPKSM MHD di Jakarta, kamis (18/8)), Wamen Perdagangan menjadi keynote speaker, dan narasumber dari Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Jakarta, Hj Diana Dewi dan anggota komisioner Badan Perlindungan Konsumen Nasional, Dr Haris Munandar.

Jerry mengatakan, Neraca perdagangan Indonesia memecahkan rekor dalam kurun waktu 15 tahun terakhir yakni surplus senilai USD 24,89 miliar pada januari hingga juni 2022,

“surplus ini dikarenakan aktivitas ekspor lebih besar dibanding dengan impor. Ada hoax yang mengatakan kita tergantung impor itu tidak tepat, karena nyatanya ekspor lebih besar,’ lanjutnya.

Pesatnya ekspor didukung oleh perlindungan dan memberikan informasi konsumen yang kuat, agar neraca perdagangan tetap surplus.

Launching LPKSM MHD di Jakarta, Kamis (18/8), Wamen Perdagangan menjadi keynote speaker, dan narasumber dari Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Jakarta, Diana Dewi dan anggota komisioner Badan Perlindungan Konsumen Nasional, Haris Munandar. Foto: Ist

Diketahui bahwa ada delapan sektor perdagangan untuk perlindungan konsumen, yakni obat dan makanan, jasa keuangan, jasa transportasi, jasa telekomunikasi, jasa layanan kesehatan, perumahan dan barang elektronik, telematika dan kendaraan bermotor.

Share This Article