Selanjutnya, dilakukan gap analysis untuk mendapatkan gambaran/potret kondisi keamanan informasi di Bank DKI dan melakukan perbandingan sesuai ketentuan standar ISO meliputi aspek people, process & technology.
Tahap berikutnya, Bank DKI akan melakukan pemenuhan gap dan audit internal, untuk kemudian melakukan audit sertifikasi bersama pihak TUV Rheinald sebagai lembaga yang sudah terakreditasi sesuai persyaratan regulator.
Bank DKI juga terus meningkatkan kemudahan dan kenyamanan bertransaksi melalui pengembangan aplikasi New Jakone Mobile dengan tampilan UI/UX yang lebih menarik dan user friendly serta fitur yang semakin lengkap, mulai dari pembayaran bermacam tagihan dan belanja online, top up uang elektronik, bersedekah/ berdonasi untuk sesama hingga mengamankan dana darurat melalui pembukaan deposito dan pembukaan rekening tabungan secara online serta transaksi Scan by QRIS.
Adapun sampai kuartal II 2022, pengguna aplikasi JakOne Mobile telah mencapai 1,7 juta pengguna dengan jumlah nominal transaksi mencapai Rp9,1 triliun, serta volume transaksi mencapai 10,8 juta transaksi. Transaksi QRIS melalui JakOne Mobile juga tumbuh 742% (yoy) menjadi Rp22,4 miliar dibanding kuartal II 2021 sebesar Rp2,6 miliar.
Diterimanya ISO 27001:2013 tentang Sistem Manajemen Keamanan Informasi ini menambah deretan sertifikasi berstandar internasional yang diterima oleh Bank DKI. Sebelumnya, Bank DKI telah menerima dan menerapkan Sertifikasi ISO 9001:2015 Manajemen Mutu tentang ketentuan pengadaan dan pengelolaan aset tetap, serta SNI ISO 37001 :2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP). Hal ini menjadi bukti bahwa proses tata kelola yang berjalan di Bank DKI, akan terus ditingkatkan serta mengacu pada standar internasional yang berlaku.
Bank DKI sebagai lembaga jasa keuangan bidang perbankan berkewajiban melindungi data nasabah dan layanan JakOne Mobile sebagai produk digital banking unggulan yang utama.
“Sejak dikembangkan dan diluncurkan pada tahun 2017, kami ingin JakOne mobile tidak hanya mampu menjawab kebutuhan transaksi perbankan digital nasabah, namun juga mampu bersaing sebagai aplikasi mobile banking yang unggul dengan keandalan, kenyamanan dan keamanan yang terus ditingkatkan,” tutup Amirul. (Apes)


