Negara-negara berpenghasilan menengah menyumbang 81 persen dari 14,9 juta kematian berlebih. Lalu negara-negara berpenghasilan tinggi dan berpenghasilan rendah masing-masing menyumbang sebesar 15-4 persen.
Angka kematian global lebih tinggi pada pria (57 persen) daripada wanita (43 persen) dan lebih tinggi di antara orang dewasa yang berusia lebih tua.
“Data ini tidak hanya menunjukkan akibat pandemi, tapi juga kebutuhan semua negara untuk berinvestasi dalam sistem kesehatan yang lebih tangguh,” ujar Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus.


