Oppo Maksimalkan Teknologi Ramah Lingkungan untuk Bumi yang Lebih Baik

Iqbal
4 Min Read
Oppo gunakan bahan daur ulang plastik untuk ponsel terbarunya. Foto: ist

Penggundulan hutan dan pengurangan lahan hutan merupakan ancaman langsung terhadap keanekaragaman hayati di Bumi dan dapat mempercepat pemanasan global.

Untuk mengurangi penggunaan serat kayu, Oppo memanfaatkan berbagai bahan daur ulang. Misalnya di Eropa, kemasan untuk seri Find X5 terbuat dari sekitar 45% serat daur ulang. Serat ini berasal dari kertas daur ulang atau sampah organik lainnya, seperti tebu dan bambu.

Volume limbah elektronik yang dihasilkan secara global telah meningkat sebesar 21% selama lima tahun terakhir, kategori limbah rumah tangga meningkat paling cepat. Meskipun demikian, hanya 17,4% limbah elektronik yang telah didaur ulang.

Memahami ancaman jangka panjang yang ditimbulkan oleh limbah elektronik terhadap lingkungan, Oppo telah berinisiatif untuk menciptakan produknya lebih tahan lama. Perusahaan juga telah menjalankan program daur ulang untuk produk elektronik yang terbuang untuk meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan.

Sebagai contoh, peluncuran terbaru Find X5 series dilengkapi dengan Battery Health Engine yang dikembangkan secara mandiri oleh Oppo. Battery Health Engine memungkinkan baterai smartphone untuk mempertahankan lebih dari 80% kapasitas aslinya setelah 1.600 siklus pengisian penuh yang memanfaatkan teknologi 80W SUPERVOOC flash charge dari Oppo.

Kapasitas ini lebih dari dua kali rata-rata dibandingkan dengan yang ada di industri dan memastikan bahwa setiap baterai dapat digunakan lebih lama dan tidak dibuang.

Hingga saat ini, Oppo telah menyediakan program daur ulang dan menawarkan layanan Tukar Tambah di berbagai negara. Di China, mereka telah menerima lebih dari 1,2 juta ponsel second melalui program daur ulang ini pada tahun 2021. Jumlah ini diperkirakan setara dengan lebih dari 216 ton sampah elektronik.

Share This Article