Kapolri Tekankan Percepatan Booster Hingga Akselerasi Vaksinasi Anak dan Lansia

Bambang
4 Min Read
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau akselerasi percepatan vaksinasi serentak se-Indonesia, di Balairung Budi Utomo, Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat, Kamis (3/2). Foto: Ist

IPOL.ID – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan, ditargetkan akselerasi vaksinasi sebanyak 1.419.110 dosis. Jumlah gabungan vaksinasi itu untuk menyasar masyarakat yang mendapatkan vaksin dosis satu, dua dan tiga atau Booster.

“Kegiatan hari ini kita laksanakan vaksinasi serentak di 34 provinsi dengan target hari ini 1.419.110. Di wilayah Depok sendiri khususnya tempat ini 2.500 khusus vaksin Booster,” kata Sigit saat meninjau akselerasi percepatan vaksinasi serentak se-Indonesia, di Balairung Budi Utomo, Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat, Kamis (3/2).

Mantan Kabareskrim itu meminta kepada seluruh stakeholder untuk terus melakukan akselerasi vaksinasi. Di tengah masuknya Covid-19 varian Omicron, Sigit mengimbau untuk melakukan percepatan vaksin kepada masyarakat kelompok lanjut usia (lansia) dan anak-anak.

“Dalam kesempatan ini saya ingatkan kepada seluruh masyarakat dan rekan-rekan bertugas, untuk membantu melaksanakan akselerasi, mengingatkan kembali khususnya bagi lansia dan anak-anak. Karena varian Omicron memang berjangkit ataupun menular disegala usia,” ujar Sigit.

Sigit menekankan, kepada masyarakat khususnya untuk saat ini yang ada di Jabodetabek untuk mengikuti vaksin Booster. Apabila suntikan dosis keduanya sudah enam bulan. Hal itu dapat meningkatkan imunitas terhadap varian Omicron.

“Sehingga tentunya satu-satunya yang bisa kita lakukan untuk menghadapi varian yang ada adalah mengikuti vaksinasi. Jadi yang sudah enam bulan dari vaksin kedua khususnya di wilayah Jabodetabek silahkan ikuti vaksin Booster,” ujar Sigit.

Selain Jabodetabek, kedepannya wilayah lain di Indonesia juga bakal dilakukan percepatan akselerasi vaksinasi khususnya Booster. Sigit menegaskan, pentingnya proses sosialisasi kepada masyarakat akan pentingnya pencegahan maupun antisipasi varian Omicron melalui suntikan vaksin dosis tiga itu.

“Untuk selanjutnya nanti akan diiikuti wilayah lain, ini tentunya harus selalu diingatkan, perlu upaya mensosialisasikan. Mohon terus diinformasikan kepada masyarakat,” tambah Sigit.

Disisi lain, Kementerian Kesehatan, katanya, akan menyiapkan aturan-aturan soal pasien yang terjangkit. Warga yang positif Covid-19 dengan gejala sedang dan berat, akan dirawat di rumah sakit yang disiapkan.

Share This Article