Selain korban mengungsi, banjir juga berdampak pada sektor pendidikan dan kesehatan di wilayah tersebut. Hingga saat ini, BPBD bersama instansi terkait masih melakukan pendataan terkait jumlah sarana dan prasarana publik yang terdampak akibat banjir.
Hingga saat ini, Senin (20/12) Kota Sungai Penuh masih dilanda banjir dengan cuaca terpantau di lapangan masih sering terjadi hujan.
Mewaspadai adanya dampak bencana hidrometeorologi, sambung Abdul Muhari, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan.
Langkah-langkah kesiapsiagaan dapat dilakukan dengan memonitor secara mandiri peringatan dini dari BMKG dan mengetahui potensi bahaya bencana melalui inaRisk. “Masyarakat juga diminta secara berkala melakukan pembersihan drainase air dari sampah,” tukasnya. (ibl)


