Istri Anies Baswedan, Fery Farhati Ungkap Cikal Bakal Berdirinya Ibu Ibukota Awards 

Iqbal
5 Min Read
POL.ID - Istri Gubernur DKI Anies Baswedan, Fery Farhati, saat mengikuti podcast Si Ipol yang membahas cikal bakal kegiatan Ibu Ibukota Awards. Foto: ipol.id

IPOL.ID – Istri Gubernur DKI Anies Baswedan, Fery Farhati mengungkap cikal bakal digelarnya kegiatan Ibu Ibukota Awards yang sudah berjalan selama dua tahun belakangan. Kegiatan ini, awalnya muncul berkat inisiasi dirinya semenjak menjadi seorang isteri gubernur.

Dia menceritakan, selama menjadi seorang istri kepala daerah dirinya kerap berkunjung ke sudut-sudut perkotaan dan bertemu banyak perempuan. Khususnya para perempuan yang memiliki peran sebagai roda penggerak di dalam keluarga dan lingkungan.

“Awalnya, inisiasi Ibu Ibukota Awards muncul ketika saya mendapat peran sebagai istri gubernur. Saat itu saya banyak berkunjung ke sudut-sudut kota Jakarta, dan di sana saya banyak bertemu perempuan-perempuan yang memiliki peran sebagai roda penggerak di dalam keluarga dan juga di lingkungan sekitarnya,” ungkap Fery Farhati saat berbincang melalui podcast “Si Ipol”, Rabu (6/10) pagi.

Berbeda dengan saat sebelum menjadi isteri orang terpenting di ibu kota. Fery hanya menjalankan rutinitas layaknya warga biasa, sehingga tak pernah melihat sosok-sosok penggerak yang mempunyai dampak luar biasa untuk lingkungan.

“Sebelum saya menjadi istri gubernur, hanya memegang peran-peran ini sebagai warga. Kehidupan saya itu ya rumah, sekolah anak-anak, kantor dan tempat hiburan,” cerita Fery Farhati.

Namun semenjak menjadi istri Gubernur, dia mengaku melihat banyak sosok penggerak yang berada di sudut-sudut Ibu Kota. Sosok penggerak itu tak lain adalah ‘kaum ibu’. Tak hanya memikirkan lingkungan yang jauh lebih luas, sosok penggerak ini juga dinilainya sangat menginspirasi.

“Nah mereka (sosok penggerak) ini melakukan hal-hal yang kecil, sederhana tapi berkelanjutan dan tujuannya juga lebih besar, yaitu menciptakan lingkungan yang harmonis dan ideal bagi anggota keluarga dan masyarakat untuk berkarya,” katanya.

Oleh karena itu, Fery Farhati yang awalnya tidak mengetahui sosok penggerak ini lantaran sebelumnya hanya sebagai warga biasa, kini hatinya tergerak untuk mengangkat cerita sosok ibu-ibu ini melalui sebuah wadah. Wadah inilah yang kemudian dinamakan ‘Ibu Ibukota Awards’.

“Ini harus muncul (Ibu Ibukota Awards), orang-orang harus tahu Jakarta ini ditopang oleh aktivitas ibu-ibu ini. Bisa dibayangkan jika kemudian mereka berhenti, atau memutuskan berhenti untuk bergerak, tentu akan terjadi dampak yang luar biasa bagi ibu kota,” ucapnya.

Share This Article