TNI-IDI Dukung Percepatan Vaksinasi COVID-19

Robi
3 Min Read
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (tengah) ketika menerima pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (7/9). Foto: Robi/Ist

IPOL.ID – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan, hingga saat ini TNI masih terus mengerahkan segala daya dan upaya untuk mendukung pemerintah dalam program vaksinasi nasional.

Panglima menambahkan, sebanyak 10 ribu vaksinator TNI telah disebar ke berbagai penjuru Indonesia untuk melaksanakan serbuan vaksin di daerah-daerah yang menjadi prioritas, baik karena zonasi maupun karena penyelenggaraan even nasional seperti PON XX di Papua Oktober nanti.

“Tantangannya saat ini disamping ketersediaan dan kelancaran distribusi vaksin, kita juga masih membutuhkan banyak tenaga vaksinator untuk mengakselerasi kecepatan vaksinasi secara nasional. Kesadaran masyarakat untuk vaksinasi yang semakin tinggi harus disertai dengan ketersediaan vaksin dan akses vaksinasi yang sebesar-besarnya,” terang Panglima dalam siaran persnya yang diterima IPOL.ID, Rabu (8/9).

Peryataan Panglima itu diucapkan ketika menerima audiensi Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Dr. Daeng M. Faqih, S.H., M.H., didampingi oleh Prof. Dr. Zubairi Djoerban, Sp.PD, KHOM (Ketua Satgas Covid-19) terkait penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia, di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (7/9).

Menurut Panglima TNI, vaksinasi menjadi salah satu upaya untuk merubah pandemi menjadi endemi, selain disiplin protokol kesehatan, dan penguatan kapasitas respon (3T), Tracing kontak erat juga menjadi kunci untuk memutus penularan. TNI dan Polri sudah mengerahkan tenaga tracer, tetapi pelaksanaan tes cepat antigen tetap membutuhkan tenaga kesehatan.

Share This Article