indoposonline.id – Rekor Rafael Nadal rusak. Novak Djokovic melakukan sesuatu yang belum pernah dicapai sebelumnya. Djokovic mengalahkan Rafael Nadal di semifinal Prancis Terbuka 2021 dengan skor 6-3, 3-6, 6-7, 2-6 di lapangan Philippe Chatrier, Sabtu (12/6) WIB.
Secara teknis, ini adalah kekalahan ketiga Nadal di Prancis Terbuka, setelah sebelumnya melawan Robin Soderling pada 2009 dan Djokovic sendiri pada 2015. Namun di dua laga itu ada catatan tersendiri bagi Nadal. Pada 2009, Nadal menderita sakit lutut dan gangguan psikologi pribadi yang disebabkan perpisahan orang tuanya.
Tahun ini berbeda. Nadal tiba di semifinal dengan catatan 33 kemenangan beruntun di Prancis Terbuka. Dia juga menggengam gelar Roma dan Barcelona, sehingga memberik sinyal siap sepenuhnya untuk pertarungan di Paris.
Namun musuh bebuyutannya ternyata sudah siap untuknya. Dilihat dari konstruksi sempurna dari kemenangan empat setnya, Djokovic telah menunggu momen ini sejak Nadal mengalahkannya di final Prancis Terbuka tahun lalu.
Lebih dari itu, dia telah merencanakan, merencanakan, dan mengasah “senjatanya” – yang pada Jumat malam termasuk serangan backhand crosscourt yang sangat cepat layaknya laser.
Inti dari pertandingan ini adalah set ketiga yang berlangsung selama 92 menit –lebih lama dari banyak pertandingan tur reguler.
Laga ini mendemonstrasikan kekuatan generasi tua yang tak ada bandingnya. Hingga kini regenerasi tak bisa menggoyahkan hegemoni keduanya.
“Anda tidak bisa bermain tenis lapangan tanah liat yang lebih baik dari ini, ini sempurna,” cuit Andy Murray, yang juga legenda di olahraga tenis, di Twitter.


