“Saya minta KNKT harus segera turun untuk menyelidiki penyebab jatuhnya pesawat Sriwijaya tujuan Pontianak ini,” tutur Sigit.
Selain minta KNKT untuk melakukan penyelidikan, Sigit juga meminta Badan SAR Nasional (Basarnas) memprioritaskan pencarian korban dan badan pesawat.
“Semoga semua korban bisa ditemukan dan _black box_ (kotak hitam) juga bisa segera ditemukan untuk memudahkan penyelidikan, ” Kata Sigit
Seperti diketahui, Pesawat Sriwijaya Air tujuan Pontianak hilang kontak sekira pukul 14.47 WIB. Pesawat udara jenis B737-500 yang berangkat dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten itu diperkirakan jatuh di sekitar Pulau Lancang, Kepulauan Seriubu. Posisi pesawat berada di ketinggian 11 ribu – 13 ribu kaki. (msb)


